Membuat Sticky Tab Penanda Buku dari Kertas Bekas

Saat membaca buku, saya sering menandai paragraf atau kalimat di halaman tertentu yang menurut saya bagus, penting atau perlu diingat. Biasanya saya mencatat nomor halaman dan penggalan kalimat itu di sebuah buku catatan atau kadang menggunakan potongan-potongan kertas untuk diselipkan di halaman tersebut. Masalahnya, kalau hanya diselipkan saja, seringnya saya harus mencari-cari lagi kalimat mana yang saya ingin catat itu. Nah, untuk tujuan ini, biasanya orang-orang menggunakan sticky tab atau sticky note yang ada perekatnya untuk ditempelkan di halaman buku.

Sticky note biasanya berukuran sebesar buku saku atau seperti potongan kertas untuk menulis pesan, sedangkan sticky tab bentuknya kecil-kecil. Merk yang banyak beredar di pasaran adalah Post-it, tetapi merk lainnya juga banyak. Yang saya tahu, semakin mahal harganya, semakin bagus kualitas perekatnya sehingga tidak sampai merusak buku saat dilepas.

Lalu tiba-tiba terpikirlah sebuah ide untuk membuat sticky tab sendiri tanpa perekat. Idenya diadopsi dari model pembatas buku. Bahan-bahannya saya gunakan kertas bekas dan kalau bisa pilih kertas yang tipis agar saat diselipkan tidak mengganggu kenyamanan membaca kita. Kalau kertas terlalu tebal seperti pembatas buku pada umumnya, kita agak susah melengkungkan atau membuka buku.

Nah, bagaimana cara membuatnya?

  1. Lipat secara horizontal kertas sesuai ukuran yang kita mau. Kali ini saya memilih ukuran 2 x 5 cm. Dengan melipatnya, kita bisa sekaligus memotongnya, lebih cepat.
  2. Lalu kertas yang dilipat tadi kita potong tengahnya seperti di foto ini. Gunanya agar bisa diselipkan nantinya. Garis berwarna merah adalah pola potongan.

    pola sticky note

    pola sticky note (dok. pribadi)

  3. Setelah dipotong, buka lipatan untuk dipotong-potong lagi. Jadi deh sticky tab daur ulang kita.

    pola pembatas buku

    pola pembatas buku (dok. pribadi)

Setelah dipotong-potong, sticky tab ini memerlukan tempat penyimpanan. Kebetulan di rumah ada kotak bekas propolis dan ukurannya pas pula. Dibelah dua, lalu dilekatkan satu sama lain. Jadi deh box sticky tab berangkai untuk aneka warna ^^

tampilan sticky tab pada buku tertutup

tampilan sticky tab pada buku tertutup (dok. pribadi)

sticky tab di buku

sticky tab di buku (dok. pribadi)

Sekarang kita tidak perlu bingung dan repot lagi saat menandai kalimat penting ketika membaca. Sticky tab buatan sendiri bisa multi manfaat. Tinggal diselipkan saja di bagian paragraf atau kalimat yang diinginkan. Sengaja saya buat runcing ujungnya supaya kesannya seperti menunjuk hehe…

Gimana? Gampang, ‘kan? Selain caranya mudah sekali dan hemat, kita bisa memanfaatkan sampah kertas kita. Ramah lingkungan ^^

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pin It on Pinterest

Share This