Profil

Kilas Balik

Saya sudah menyukai buku dan kegiatan membaca sejak kecil. Dulu, mamak (sebutan untuk ibu saya) sering membawa kami ke toko buku dan membelikan buku-buku cerita anak dengan gambar-gambar yang cantik. Saya jadi jatuh cinta dengan buku sejak saat itu dan sangat antusias setiap kali diajak ke toko buku. Melihat rak-rak buku yang berjajar rapi dan banyaknya tumpukan buku cantik yang memikat hati akhirnya menumbuhkan semacam cita-cita kecil dalam diri saya, bahwa nanti kalau sudah besar, saya ingin memiliki rak buku yang besar dan panjang seperti itu.

Selain ke toko buku, dulu kami juga berlangganan majalah Bobo. Setiap kali selesai membaca edisi baru, majalah tersebut saya simpan rapi di lemari belajar. Lambat laun majalah Bobo saya banyak. Mamak kemudian membuatkan bundelannya dengan rapi. Saya lantas semakin rajin mengumpulkan buku cerita anak-anak, komik, dan majalah Bobo demi keinginan memiliki rak buku.

Masuk SMP, saya mengenal tempat penyewaan buku karena tidak memiliki sisa uang jajan banyak untuk rutin membeli buku. Buku-buku yang saya sewa adalah novel-novel petualangannya Enid Blyton dan komik-komik jadul. Rencana masa kecil saya untuk memiliki rak buku besar untuk sementara terabaikan.

Singkat cerita, sekitar tahun 2001 saat saya sudah duduk di bangku SMA, saya mulai mengenal buku-buku fiksi Islami setelah berinteraksi dengan organisasi rohis. Saya kemudian rutin mengumpulkan novel-novel islami terbitan Syamil, GIP, Zikrul, dan penerbit Islam lainnya. Koleksi novel islami saya ini menarik perhatian teman-teman sekolah. Mereka sering meminjam dan bertukar pinjaman sampai akhirnya semakin banyak orang yang tahu. Di saat itulah ide untuk membuat perpustakaan pribadi muncul kembali. Waktu itu belum ada namanya.

Saat kuliah barulah saya mulai merapikan perpustakaan pribadi ini dan mencari nama yang bagus. Alhamdulillah, dapat. Saya namai Pustaka Hanan. Hanan artinya kelembutan hati. Sengaja saya pilih nama itu karena artinya baik, juga dengan harapan agar perpustakaan saya nantinya, meskipun skala pribadi, bisa menjadi penghantar munculnya kelembutan hati bagi para pembacanya dan lebih bermanfaat bagi banyak orang.

Dalam perjalanannya, Pustaka Hanan memulai dari jumlah buku yang sedikit. Semakin hari jumlah buku tersebut semakin bertambah menyesuaikan kemampuan pengadaan buku. Sebagian besar buku-buku di Pustaka Hanan diperoleh dari pembelian secara mandiri.

Logo Pustaka Hanan Transparan Web

Visi

Membaca untuk Mencerahkan

Misi

  • Menyediakan bahan bacaan gratis yang aman dan bergizi
  • Merangsang minat baca masyarakat
  • Meningkatkan pemahaman dan kecintaan masyarakat terhadap ilmu pengetahuan secara aplikatif
  • Bersinergi dengan alam

Untuk penjelasan makna logo dan penjabaran visi, bisa dibaca di halaman ini.

Lokasi dan Segmentasi Pembaca

Pustaka Hanan belum memiliki lokasi permanen sehingga untuk sementara waktu masih menempati rumah pribadi pengelola di Medan.

Segmentasi pembaca Pustaka Hanan bervariasi, mulai dari usia anak-anak, remaja, hingga dewasa.

Dikarenakan keterbatasan akses tempat, untuk sementara waktu Pustaka Hanan akan bersifat semi private, artinya kami hanya menerima pengunjung dan peminjaman dari yang sudah dikenal saja atau yang direferensikan oleh teman, tetangga maupun kenalan kami. Harapan kami agar nantinya Pustaka Hanan benar-benar bisa 100% bersifat publik sehingga siapa saja bisa mengakses koleksi yang ada. Aamiin.

Pustaka hanan ingin berbagi semangat dan kesenangan dalam proses menjemput impian. Oleh karena itu, apa-apa yang menjadi target pencapaian akan kami tuliskan di halaman khusus Dream List.

Kunjungi juga halaman dan media sosial kami di

Facebook Page : Pustaka Hanan
Twitter : @pustakahanan
IG : @pustakahanan

Salam,
Evyta Ar

Pin It on Pinterest

Share This